Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ingin Melakukan Ibadah Haji. Cari Tahu Dulu Apa Hukum Melaksanakan Ibadah Haji

 

Ingin Melakukan Ibadah Haji. Cari Tahu Dulu Apa Hukum Melaksanakan Ibadah Haji

Ingin Melakukan Ibadah Haji. Cari Tahu Dulu Apa Hukum Melaksanakan Ibadah Haji

 

Banyak umat muslim yang bersyukur karena dapat melaksanakan ibadah haji tahun 2022 ini. Dimana ibadah haji ini merupakan rukun islam yang kelima. Tapi banyak kita ketahui, bahwa banyak juga orang yang tidak bisa pergi haji. Jadi, apa hukum haji sebenarnya?

Pengertian Ibadah Haji

Menurut bahasa, haji memiliki arti berkunjung ke tempat agung. Sedangkan jika menurut istilah haji merupakan ziarah ke tempat tertentu (Baitullah) pada waktu tertentu dan juga melakukan amalan tertentu.

 

Haji menjadi salah satu kewajiban umat Islam yang bisa dilakukan setidaknya satu dalam kali seumur hidup. Namun ibadah haji juga dikategorikan sebagai ibadah yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat muslim ketika dirinya sudah mampu baik mampu secara fisik, mental serta finansial.

Waktu Pelaksanaan Haji

Waktu pelaksanaan haji berbeda dengan waktu pelaksanaan umroh. Pelaksanaan haji yakni dilaksanakan pada bulan Syawal, Dzulqa'dah dan bulan Dzulhijjah yang dilakukan pada setiap satu tahun sekali. Jamaah ibadah haji ini mempunyai jumlah jamaah yang banyak dimana para jamaah berasal dari seluruh dunia.

 

Sementara itu, pelaksanaan ibadah umrah bisa dilaksanakan kapan saja tanpa ada waktu yang telah ditentukan kecuali hari Arafah atau 10 Dzulhijjah dan juga hari Tasyrik

Hukum Melaksanakan Haji

Kini bahas bagaimana hukum haji yang sebenarnya. Hukum melaksanakan ibadah haji yaitu wajib sebagaimana telah difirmankan oleh Allah SWT di dalam Al-Quran dalam surat Ali Imran ayat 97 yang berbunyi:

 

“Mengerjakan haji menjadi  kewajiban manusia terhadap Allah swt, yakni (bagi) orang yang telah sanggup untuk mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah swt Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu apapun) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran: 97)

 

Di suatu hari, Rasulullah SAW pernah bersabda dalam sebuah hadist yang berbunyi sebagai berikut ini.

 

Dari Abu Abdurrahman, Abdullah bin Umar bin Khattab ra., dia pun berkata, Saya mendengar Rasulullah saw bersabda, Islam didirikan di atas lima pilar, yakni bersaksi bahwa tiada tuhan (yang berhak disembah dengan benar) selain Allah SWT dan Muhammad SAW adalah utusan Allah swt, mendirikan shalat, puasa dibulan ramadhan, membayar zakat, dan pergi haji ke Baitullah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Dalam ayat tersebut juga menjelaskan bahwa seorang muslim yang telah memenuhi syarat untuk menjalankan haji, maka diwajibkan untuk segera melaksanakannya. Hal ini ditekankan juga jika tidak dikerjakan maka seseorang yang mampu dianggap orang kufur.

 

Ibadah Haji Wajib Bagi yang Mampu

Didalam sebuah video yang telah diunggah ke channel YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan pemahaman tentang hukum haji dan ibadah haji wajib bagi yang mampu. Beliau juga menganjurkan agar tidak memaksakan diri untuk menunaikan haji atau umroh jika memang belum mampu.

 

"Yang pertama harus dipahami bahwa hukum haji itu wajib bagi yang telah  mampu. Yang tidak mampu, tidak wajib haji. Nggak perlu memaksakan diri dengan cara berhutang," ujar Buya Yahya.

 

Buya bahkan mengatakan tidak ada kewajiban mencari uang untuk pergi haji dalam agama Islam. Kewajiban untuk menunaikan ibadah haji hanya dilakukan bila seseorang sudah kaya, rezeki lancar dan memang dilebihkan oleh Allah.

 

Menurut Buya Yahya, haji dan umroh merupakan ibadah wajib bagi yang mampu saja dan itu cukup dilakukan sekali dalam seumur hidup. Beliau juga mengatakan jika seseorang mati dalam keadaan belum niat haji padahal dirinya telah mampu untuk melakukanya, maka orang itu akan berdosa.

 


 

 

Posting Komentar untuk "Ingin Melakukan Ibadah Haji. Cari Tahu Dulu Apa Hukum Melaksanakan Ibadah Haji"