Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Melakukan Taubat Nasuha yang Baik dan Benar

 Cara melakukan taubat nasuha harus dijalankan secara benar. Taubat nasuha dapat dilaksanakan sebagai satu diantaranya metode buat dekatkan diri pada Allah SWT.

Cara Melakukan Taubat Nasuha yang Baik dan Benar


Tiap manusia pastinya tidak lewat dari kekeliruan dan dosa, baik yang tersengaja ataupun tidak kesengaja. Dosa kecil yang dibuat manusia di antaranya seperti ghibah, riya serta putus harapan. Ada dosa besar yang dibuat seperti juga bohong, zina serta makan harta riba.


Oleh karenanya, manusia dituntut buat bertaubat serta kembali ke Allah diantaranya dengan melaksanakan taubat nasuha. Sholat taubat nasuha ini dapat dikerjakan dengan tingkatan langkah yang akurat. 


Berikut langkah lakukan taubat nasuha komplet dengan kemauan dan waktu realisasinya yang sukses dikumpulkan dari bermacam sumber,

Waktu Realisasi Sholat Taubat

Dalam mengerjakan taubat manusia tak mesti mengundur atau menunda-nundanya. Untuk itu, tiap muslim yang udah melakukan hal dosa dianjurkan buat selekasnya bertaubat.


Sholat taubat jadi sholat dengan jam yang mutlak untuk implementasinya, ini mempunyai arti dapat dijalankan sewaktu-waktu baik malam maupun siang. Namun ada banyak wkatu implementasi sholat taubat nasuha yang hukumnya haram dijalankan, yaitu di:


1. Dimulai dari keluar fajar ke-2  sampai keluar matahari.


2. Saat muncul matahari sampai matahari naik sepenggalah.

3. Saat matahari tepat di tengah sampai dilihat cenderung.


4. Dimulai dengan sholat Asar sampai matahari terbenam.


5. Saat mendekati matahari terbenam sampai serius prima tenggelamnya.


Sholat taubat nasuha ini bisa juga dikerjakan pada saat sepertiga malam atau sepanjang sholat tahajud. Soal ini dikatakan oleh sejumlah ulama yang tuangkan gagasannya.

Niat Sholat Taubat

Dalam jalankan sholat taubat pasti tiap muslim pun disarankan membaca niat dari hati nurani. Tiap orang yang ingin kerjakan sholat taubat harus impian dari dalam diri pribadi untuk meniadakan dosanya.


Bila sudah sukses memperoleh niatan dari dalam hati, setelah itu mereka harus buat berwudhu dan mengerjakan sholat sekitar dua rakaat. Biar niat dapat tersampaikan secara terang, lafazkan niat secara sudah diberikan oleh beberapa ulama agama Islam, sebagai berikut:


Ushalli Sunnatat Taubata Rak'ataini Lillahi Ta'ala


Maknanya: "Saya niat sholat sunah tobat dua rakaat lantaran Allah."

ata Metode Sholat Taubat

Tata teknik sholat taubat sesungguhnya sama dengan sholat sunnah lainnya. Sholat ini dikerjakan sekitar dua rakaat serta disudahi dengan 1x salam, namun  bisa dilaksanakan sejumlah empat rakaat sampai enam rakaat.


Saat mengerjakan sholat taubat, Anda dapat perpanjang sujud paling akhir secara spesial untuk bermunajat ke Allah dan mengaku dosa-dosa yang telah dilaksanakan. Ini sebagai wujud meminta ampun dengan semua kerendahan hati dan tulusnya nurani dihadapan Allah.


Itu semuanya dikatakan dalam hadist kisah muslim mengeluarkan bunyi:

"Yang sangat dekat di antara orang hamba dengan Rabbnya yaitu saat dia sujud, karena itu perbanyaklah do'a sewaktu itu." (HR. Muslim).


Dijelaskan dalam hadist kalau waktu melakukan sholat taubat disarankan didului dengan bersuci. Disunahkan buat lakukan mandi besar dalam sholat taubat nasuha. Di bawah ialah tata langkah mengerjakan sholat taubat nasuha:


1. Prioritaskan dengan membaca niat sholat taubat nasuha.


2. Lantas, takbiratul ihram.


3. Membaca doa iftitah (sunah untuk dikaukan).


4. Membaca surat Al-Fatihah.


5. Membaca surat alternatif dari Alquran.


6. Rukuk (membaca tasbih waktu rukuk sejumlah 3x).


7. I'tidal (membaca doa I'tidal).


8. Sujud (membaca tasbih waktu sujud sekitar 3x).


9. Duduk pada dua sujud (membaca ia ‘robbighfirlii warhamnii…')


10. Sujud ke-2  (membaca tasbih sujud 3 kali).


11. Bangun menambahkan rakaat ke-2  seperti posisi di atas hingga yang ke 10.


12. Tasyahud akhir (membaca tasyahud akhir).


13. Seterusnya, salam.


14. Berdoa untuk meminta ampunan.

Bacaan Sholat Taubat

Biar ibadah taubat nasuha jalan dengan prima, lebih baiknya dengan perbanyak istighfar. Mengharap ampun pada Allah pun diikuti dengan lantunan zikir mengatakan asma-Nya.


Ini yakni bacaan istighfar yang disarankan buat dibaca sekitar 100 kali sambil dihayati makna dengan ikhlas:


Astaghfirullahal Ladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyuumu Wa Atuubu Ilaihi.


Berarti:


"Saya memohon pengampunan pada Allah yang tak ada tuhan kecuali Ia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan saya bertaubat padanya."


Seterusnya, perbanyak bacaan tasbih berikut ini: 


Subhanallahi Wa Bihamdihi.


Berarti: "Maha Suci Allah dan semua puji bagi-Nya."


Lalu, baca doa sholat tobat nasuha sama seperti yang diberikan oleh Rasulullah SAW berikut ini: 


Allahumma Anta Robbii Laa Ilaaha Illaa Anta, Kholaqtanii Wa Ana ‘Abduka Wa Ana ‘Ala ‘Ahdika Wa Wa'dika Mastatho'tu. A'udzu Bika Min Syarri Maa Shona'tu, Abuu-U Laka Bini'matika ‘Alayya, Wa Abuu-U Bi Dzanbii, Faghfirlii Fainnahuua Laa Yaghfirudz Dzunuuba Illa Anta.


Maknanya:


"Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tidak ada Tuhan tapi Kamu yang sudah membikin saya, dan akulah hamba-Mu. Dan aku juga dalam peraturan dan janji-Mu yang harus saya melakukannya.  Saya berlindung kepada-Mu dari semua kejahatan yang sudah saya kerjakan, saya mengaku nikmat-Mu yang Kamu limpahkan kepadaku, dan saya mengaku dosaku, lantaran itu berilah ampunan kepadaku, karena tidak ada yang bisa memberikan ampunan terkecuali Kamu sendiri. Saya meminta pelindungan Kamu dari semua kejahatan yang sudah saya kerjakan. "


Rasulullah SAW sempat juga bersabda berkaitan doa itu dengan makna:


"Barangsiapa mengatakannya (sayyidul istighfar) pada siang hari pada situasi sangat percaya dengannya setelah itu ia mati di hari itu sebelumnya petang hari, jadi ia terhitung masyarakat surga. Serta siapakah yang mengatakannya di saat malam hari pada situasi ia meyakini dengannya, lalu ia mati sebelumnya subuh karena itu ia terhitung warga surga." (HR. Al-Bukhari).


Bila sudah melaksanakan sholat taubat disarankan untuk seluruhnya banyak muslim menjalankan ibadah kebaikan, terlebih bersedekah. Lantaran, sedekah jadi argumen paling besar dihapuskannya dosa-dosa satu orang. Perihal ini pula diperjelas dalam Alquran surat Thaha ayat 82:


"Serta sebenarnya Saya Maha Pemberi ampun untuk orang yang bertobat, memiliki iman, beramal saleh, lantas masih tetap di jalan yang betul."

Posting Komentar untuk " Cara Melakukan Taubat Nasuha yang Baik dan Benar"